Cinta - Setiap orang mengalami cinta, tetapi tidak semua yang mampu mengungkapkannya. Cinta memiliki akar filosofis di alam pemikiran Yunani dilihat dari kekayaan bahasanya. Berbeda dengan bahasa lain, Ia membagi-bagi cinta berdasarkan objek dan motivasi munculnya cinta pada diri seseorang. Dalam bahasa inggris, kata love berasal dari bahasa Jerman, yaitu lubh artinya hasrat. Kemudian proses pemaknaan terhadap hasrat itu berubah sesuai pengalaman individual seseorang. Kahlil Gibran, seorang penyair kristiani yang sempat booming di tahun 80-an, memaknai cinta sebagai getaran. Getaran yang beliau maksud tentu reaksi jiwa yang mengguncang hati. Bukan getaran HP ketika notifikasi masuk lalu kita merasakan cinta, apalagi getaran gempa lalu memunculkan cinta ditengah guncangan yang dahsyat, sambil menikmati guncangan itu dan tidak mencari tempat yang aman. Gibran mengungkapkan perasaannya dengan puisinya ketika mendapatkan getaran dalam keadaan mencintai sesuatu. Pandangan ini jamak ter...