Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tasawuf

Epistemologi Tasawuf

Pembahaasan Epistemologi berkutat pada proses pengetahuan, sumbernya dan neracanya. Dulunya pengetahuan dibatasi pada apa yang hadir dimental manusia. Para filsuf mengkajinya dari pelbagai aspek untuk menentukan sumber-sumbernya secara tashawwurat ataupun tashdiqaat . Pembahasan ini masuk pada ranah ilmu yang didapatkan secara perolehan ( iktisab ) atau memerlukan usaha rasional atau empiris untuk mendapatkannya. Namun, dalam perkembangannya diskursus itu tidak terbatas pada pengetahuan yang memiliki perantara. Manusia dapat memperoleh pengetahuan langsung tanpa ada pemisahan antara objek dan subjek. Pengetahuan ini hanya bisa diketahui secara individual dan tidak bisa diajarkan. Ungkapan-ungkapan yang dikemukakan tentang pengetahuan ini tiada lain hanya sebagai penjelasan yang konsepsional sebagai cerminan tentang pengalaman ini. Namun, penjelasan-penjelasan itu rentan disalahpahami karena penggunaan kata-kata untuk menjelaskannya hanya dipahami oleh yang pernah mengalami pengetahuan...

Kosmologi Tasawuf

Kosmologi adalah pembahasan tentang realitas alam semesta dan asal-usulnya. Berbeda dengan ontologi yang lebih umum dari pembahasan kosmos karena menuju langsung pada realitas itu sendiri secara keseluruhan. Oleh karena itu dalam pandangan tasawuf, kosmos hanyalah manifestasi ilahi yang di dalamnya terkadung tingkatan-tingkatan sesuai kedekatannya pada manifestasi ilahi yang pertama. Segala sesuatu selain Dia adalah manifestasi yang bergantung. Kosmos tidak memiliki keberadaan yang sebenar-benarnya. Realitas yang sebenarnya menampak pada untaian alam semesta. Alam Rububiyyah Penyebutan Allah sebagai nama adalah kemencakupan bagi seluruh sifat dan asma lainnya. Dengan nama itulah manusia mengenal Zat tuhan yang tersembunyi. Pengenalan terhadap Zatnya adalah makrifat tertinggi dan tujuan kehiduoan manusia. Pengenalan itu tidak secara konsepsional atau hushuli melainkan melalui makrifat kehadiran dan pengalaman manusia secara langsung tanpa perantara. Manusia bisa mencerap hikmah keda...

Manusia dalam Tasawuf

Manusia adalah misteri yang tidak pernah habis untuk dikaji. Sejak Aristoteles hingga saat ini, para filosof mengemukakan pandangannya dengan pelbagai pendekatan dan metode. Setiap hasil dari pandangan tentang manusia bergantung pada pendekatan yang digunakan. Hal ini tidak berarti semua pemahaman tentang manusia adalah relatif, karena kesimpulan-kesimpulannya dianggap benar menurut metode tertentu sedangkan jika dikaji dengan metode lain akan menghasilkan kesimpulan yang berbeda. Pada dasarnya setiap metode itu memiliki kebenarannya selama mencerminkan realitas yang dikaji. Hanya saja sejauh mana kedalaman dan kekomprehensifan penelitiannya tentu akan menyebabkan perbedaan kesimpulan. Selain itu, cara berpikir manusia sangat dipengaruhi oleh keluasan wawasannya dalam menalar esensi manusia yang sebenarnya. Hakikat Manusia Mari kita memulai menelisik satu persatu pandangan para pemikir secara umum tentang manusia melalui pendekatan metodologis. Dalam keilmuan secara umum, dasar epi...

Tauhid dalam Tasawuf

Tauhid adalah pokok keyakinan dalam Islam. Dalam pengelompokan ilmu-ilmu keislaman, tauhid memiliki tingkatan berdasarkan kualitas pemahaman terhadap keesaan Tuhan. Setiap tingkatan tauhid yang lebih tinggi mesti didahului oleh pemahaman dasar tentang tauhid dibawahnya. Tauhid dalam Islam seperti landasan yang membangun cabang-cabang keyakinan lainnya. Oleh karena itu, tauhid tidak mungkin terpisah dari Islam dan tercermin dalam rukun keislaman pertama. Jika ditinjau secara umum, tauhid diyakini oleh semua umat muslim. Namun, dalam aspek detail penjelasan tauhid, muncul beragam kelompok yang berusaha menjelaskan rasionalitas tauhid atau bahkan mengalami tauhid secara langsung. Oleh karena itu, perlu dibedakan sudut pandang tauhid menurut pemahaman kalam, filosofis atau tasawuf. Masing-masing tiga cabang itu merepresentasikan metode berpikir tersendiri dan di dalamnya terdapat perbedaan-perbedaan pendapat. Secara singkat, dalam pandangan kalam, tauhid didemonstrasikan dengan memulai d...

Pengantar Memahami Tasawuf dalam Islam

Tasawuf adalah aspek puncak dalam keberagamaan seseorang. Islam bukan sekadar agama yang mengajarkan aturan-aturan yang tidak bermakna, melainkan terdapat sisi spiritualitas yang sangat dalam pada setiap formalitas yang ditetapkan secara kanonik. Tasawuf adalah penggalian sisi spiritualitas Islam yang tujuan utamanya adalah menuju Allah swt. Dalam perjalanan keberagamaan seseorang, tidak sedikit yang berakhir pada Tasawuf. Contohnya Al-Ghazali, Ibnu Sina dan tokoh-tokoh fenomenal dalam Islam. Oleh karena itu, di dalam tasawuf, tujuan agama menjadi jelas, manusia bisa membedakan keislaman yang hakiki dan keislaman yang tertipu oleh simbol-simbol semata. Ada beberapa pendapat para ahli tentang Tasawuf yang diambil dari terma linguistik dan historis. Pertama, kata “Ash-shaff” yang dinisbahkan kepada orang-orang yang salat di baris paling depan, sebagaimana pada salat jama’ah baris pertama memiliki kemuliaan, begitu pulalah Tasawuf. Kedua, diambil dari kata ahl as-shuffa merujuk kepada ...

Kesucian atau Kekuatan Jiwa

               Perbedaan antara spiritualitas Islam dan spiritualitas selainnya adalah penekanannya pada kesucian. Gerakan spiritualitas yang berkembang pada agama-agama non-muslim maupun sebagian sekte tarekat Islam, kebnayakan mengutamakan penguatan jiwa bukan penyuciannya. Keduanya hal yang berbeda. Penguatan jiwa bisa dianalogikan seperti berolahraga untuk membentuk otot-otot fisik.  Tujuan penguatan jiwa membentuk kekuatan yang melampaui alam bendawi. Kekuatan yang dihasilkan badan ditandai dengan otot-otot yang kekar, sedangkan kekuatan jiwa ditandai dengan pengendalian fisik. Seseorang yang memiliki jiwa yang kuat bisa saja memiliki kemampuan khusus, membaca pikiran, membuat karamat-karamat, atau mengendalikan benda yang ada, dan sebagainya.                Tujuan utama spiritualitas Islam bukanlah menguatkan, tetapi membersihkan noda-noda dalam jiwa. Seiring dengan kesucian jiwa, spirit...