Hasrat manusia yang tidak bisa dilepaskan dan sudah menjadi tabiatnya untuk mencari kebebasan. Siapapun dan di mana pun selalu ada semacam gerakan dan perjuangan untuk pembebasan dalam satu masyarakat jika terjadi sejenis pengekangan. Manusia yang sudah mulai berpikir dan merasakan dirinya terkungkung dan dibatasi akan memberontak terhadap apa saja yang membuatnya terbatasi. Merenungi kebebasan akan banyak diksi yang muncul perlu untuk diperbandingkan satu sama lain diantaranya: pembatasan, kemerdekaan, tanggung jawab, aturan, perusakan, dan kesewenang-wenangan. Persoalan yang paling jelas bagi kebebasan adalah tidak adanya kemutlakan bebas melakukan apa saja semau kita. Selalu ada batasan yang mengekang manusia. Batasan itu berupa aturan yang sudah disepakati bersama dalam masyarakat, atau batasan manusia agar tidak menghacurkan dirinya sendiri. Oleh karena itu, persoalan kebebasan mutlak adalah hal yang utopis. Akal manusia selalu menolaknya. Paling tidak, batasan kebebasan m...