Ditengah kegelisahan, kemurungan, kebehagiaan dan semua perasaan yang datang silih berganti, hal itu tidak pernah disebabkan sama sekali oleh hal-hal di luar kita. Perasaan itu bahkan bisa datang sekejap dan hilang juga dengan tiba-tiba tanpa proses yang mendahuluinya. Antara satu rasa dengan rasa yang lain bahkan saling berkontradiksi. Perasaan tidak senang tidak perlu datang dengan gangguan dari luar. Bahkan cukup dengan mengkhayalkan hal-hal buruk yang akan terjadi pada diri kita, sudah sangat mengganggu hidup kita. fenomena-fenomena itu menunjukkan sangat jelas perbedaan antara jiwa dan badan manusia. Namun, bagaimana para filsuf menjelaskan pikiran dan sesuatu yang muncul dari jiwa manusia itu datanng? Mereka berbeda pendapat tentang sumber dari pikiran itu, tetapi semua bersepakat mengenai adanya khayalan dan rasa-rasa di dalam jiwa. Bersikukuh menolak kejadian yang sangat jelas di dalam diri kita, sangatlah musykil. Kecuali bagi orang-orang yang sama sekali memiliki pikiran te...