Kopi ada yang sangat pekat dan hitam sampai membuat jantung berdebar-debar, ada pula yang begitu lembut sedikit kecoklatan tak begitu berpengaruh ketika diminum. Kopi memiliki tingkatan-tingkatan tetapi tak diketahui mana tingkatan yang paling tinggi mencapai titik kulminasi dan titik terendahnya. Setiap kopi pasti memiliki perbandingan dengan yang lebih kuat dan yang lebih lemah.
![]() |
Demikian pula buku, memiliki lembaran-lembaran
yang sangat melelahkan untuk dibaca, jika tanpa semangat dan rasa ingin tahu
yang tinggi. Tetapi, buku tetap berbeda dengan kopi yang masih memiliki awal
dan akhir diantara lembaran-lembarannya. Sebagian besar pembaca buku kalah
dengan lembaran itu, putus asa ditengah jalan padahal belum mencapai akhir
perjalanannya. Bahayanya, terkadang ilmunya belum tuntas tapi sudah menilai
buku itu.
Demikian pula kehidupan, banyak usaha dan kerja keras yang belum diselesaikan dengan baik, sudah berhenti dan putus asa. Atau mungkin mengira usahanya tidak akan membuahkan hasil padahal setiap awal akan ada akhir, tak mungkin tak mendapatkannya di akhir. Demikian pula buku yang ditekuni hingga selesai, selalu ada buah di akhirnya.
Kolaka, 23 Juni 2020

Komentar
Posting Komentar