Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2020

Dua Cara Memahami Wujud

Salah satu terma yang paling krusial dalam filsafat adalah Wujud, khususnya Filsafat Islam. Wujud berasal dari bahasa arab yang artinya keberadaan, eksistensi, atau being . Cukup mudah untuk memahaminya, tetapi sangat sulit untuk mendalami cabang-cabang pembahasan yang diulas oleh para filsuf. Hal yang terpenting dalam memahami Filsafat ialah pemahaman presisi terhadap terma-terma filsafat yang ada dan penguasaan terhadap analisis logika.     Karenanya, Wujud jika dianalisis lebih dalam, ia mempunyai banyak posisi dan perbedaan  dalam menggunakan istilahnya. Meskipun, beberapa orang berkomunikasi menggunakan kata itu dengan makna yang sama. Perbedaan dalam memaknai kata bisa menyebabkan miskomunikasi. Oleh karena itu, perlu membahas wujud sebagaimana dalam konteks cara memahaminya.     Wujud banyak dikaji secara dalam, karena merupakan konsep paling mendasar dari semua pemikiran manusia. Watak Filsafat selalu mencari akar dan asas realitas yang disel...

Apakah Keburukan Diciptakan? (Bagian Pertama)

Wabah Covid-19 yang menimpa kita ini sangat mencemaskan masyarakat global. Bukan hanya menyebabkan kematian di pelbagai tempat, tetapi kemiskinan dan kejahatan. Kita dilanda musibah yang begitu pedih, bahkan sebagian orang tidak mampu menanggungnya. Alih-alih bersabar atas musibah itu, beberapa tergugah dengan sang pencipta alam semesta yang menurutnya harus menuntaskan semua keburukan, kejahatan, dan kemelaratan di dunia ini.  Banyak pertanyaan dicecarkan kepada orang-orang yang bertuhan, Siapa yang menciptakan musibah ini? di banyak pelosok terjadi kemiskinan, penyakit dan sebagainya, mungkinkah semua itu terjadi tanpa izin dari pencipta alam semesta? apakah Dia sudah melepaskan sifat mahabaik-Nya atau mahakuasa-Nya tak mampu menghalangi bencana itu terjadi? Melihat kejadian itu, salah satu agama kuno memberikan solusi dengan dua pencipta alam semesta. Satu yang menciptakan kebaikan dan satunya lagi khusus menciptakan keburukan, bencana, kejahatan. Kebaikan dan keburukan memang...

Tiga Dalil Kemendasaran Wujud

Kemendasaran Wujud atau Ashalatul Wujud merupakan doktrin penting dalam filsafat Islam yang menjawab pertanyaan tentang apa yang mengisi segala yang ada dalam realitas eksternal dan menjadi hakikat bagi realitas itu. Tanpa landasan atau dasar maka realitas eksternal menjadi tak ada. Penelitian terhadap realitas eksternal dimulai secara indrawi mencerap benda-benda kemudian akal memahami konsep itu lebih dalam sampai jantung hakikat benda, menerobos apa yang sekadar tampak.      Setiap filsuf   yang mempunyai kerangka pandangan dunia ontologis pasti memiliki jawaban atas pertanyaan ini, dengan hasil penalaran mereka masing-masing, tentunya. Sebagian masih melakukan perdebatan dalam ranah materi dan benda-benda dengan menganggap yang mendasar adalah air, bahwa yang menjadi sumber adanya yang lain merupakan hasil dari berubahnya air. Lalu, berkembang filsuf alam lain yang menyimpulkan bahwa api, empat unsur dalam bumi, atau bagian terkecil alam (semacam atom) seperti ya...

Beribadah — Sebuah Puisi

Dimana-mana orang menyembah Mencari tempat, mencari arah Dengan-Nya kuberibadah Tapi aku selalu merasa salah Kebenaran yang kucari-cari Membuatku menjadi tak berarti Mengapa bisa begini Merasakan nir-makna hidup Yang selalu menari Di dalam hati Rutin saja aku bertakbir Mengucapkan zikir dengan mengalir Tanpa banyak pikir Aku hanya menyapa diri yang getir Apa akhir semua ini Apa awal jalan ini Bagaimana menapak kaki ini Adakah ruang kosong dalam sanubari Yang mendorong pada Ilahi Lantas mencapai kebahagiaan yang hakiki Dimana kebenaran sejati? Yang selalu kunanti-nanti Apakah itu cuma ilusi Atau akhir dari semua langkah kaki Achmad Fadel 1 Juli 2020