Dunia tak ada lagi rasa Agama tak juga memberikan Fana yang selalu dijanjikan Penglihatan yang membuka Menelisik tabir yang menahan Ilmu seakan-akan meragukan Tapi, tak mungkin tanpanya Aku berjalan dengannya Berhenti dengannya Dan mati bersamanya Setiap orang menawarkan Setiap orang memilih Setiap orang ragu Setiap orang yakin Semuanya klaim Aku memilih untuk tidak memilih Membiarkan jalan menjadi tujuan Dimana perhentian, disitulah kematian Siapa yang bisa membuka tabir? Banyak yang bicara tapi pandir Hanya berkata dan menyitir Tak pernah mencari cara, sendiri. ***